Hatiku Hati Wanita

Hati Itu Mudah Pecah, Maka Rawatlah Ia Baik-baik. . .

“Jika terjadi juga pernikahan kita dalam waktu dekat, kamu harus berjanji tidak akan menyentuhku sebelum cinta tumbuh di hatiku padamu. Jika tidak, kita pisah! Begitu juga kalau cinta itu tak tumbuh di hatiku padamu, kamu boleh meninggalkan aku. Tapi ingat, tanpa disentuh!!!”
***
Terjebak di antara cinta dan pengabdian kepada orang tua, Risti galau dalam langkah hidupnya. Satu musim elegi cinta pernah dilewatinya, yaitu kepada Sagara. Elegi yang teramat cepat patah dengan Sagara resmi memilih Mersa sebagai tambatan hatinya. Kini, ia sedang melewati satu kisah hati lagi dengan berdiri bersisian di pelaminan bersama Yuga, walau ia gamang. Dia sangat mengkhawatirkan musim seperti apa yang akan dilaluinya dengan pria yang tak pernah diinginkannya itu.
Akankah Risti mampu menerima sepenuh hati sang suami yang dinikahinya tanpa cinta. Ataukah ia akan mengakhiri pernikahannya dan memilih mewujudkan keinginannya, yang berarti ia mengecewakan kedua orang tuanya? Simaklah kisahnya dalam novel luar biasa ini. Novel menggetarkan yang bertutur tentang keteguhan insan dalam mewujudkan cita dan cintanya, tanpa harus mengorbankan pengabdiannya terhadap Tuhan dan kedua orang tuanya.
  Selamat membaca!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: